5 Cryptocurrency Terbaik Untuk Investasi Di Tahun 2019

  1. Bitcoin (BTC)
    Mendengar kata Bitcoin, mimin rasa hampir semua orang sudah tau bahwa Bitcoin adalah salah satu mata uang cryptocurrency nomer 1 di dunia. Pada tahun 2018 Bitcoin(BTC) mengalami penurunan yang cukup signifikan, akan tetapi BTC adalah salah satu pilihan terbaik untuk berinvestasi. Kenapa seperti itu ? Karena harganya saat ini termasuk rendah, dan kemungkinan akan berkembang pesat di masa depan nanti.
    Bitcoin hingga saat ini masih mendominasi altcoin. Ketika tahun 2018 BTC turun, maka sebagian besar altcoin yang lain akan ikut turun harga juga. Bitcoin pernah diprediksi akan ‘bubble’ pada tahun 2014, namun, BTC masih berdiri kuat hingga saat ini & menjadi salah satu cryptocurrency terbaik.

  2. Ethereum (ETH)
    Sama seperti Bitcoin, nilai Ethereum turun secara signifikan pada tahun 2018. Namun, tahun 2019 mengalami perubahan nilai dan menjadi cryptocurrency terbesar ke 3.
    Ethereum telah melakukan hardfork yang disebut dengan Constantinople pada kuartal pertama tahun 2019. Berdasarkan hasil analisis dari analis terkenal Alex Kruger bahwa peningkatan Constantinople dapat membuat Ethereum menjadi sangat bullish.

  3. Basic Attention Token (BAT)
    BAT merupakan salah satu platform pertukaran yang berbasis pada Ethereum yang menghubungkan penerbit, pengiklan, dan pengguna di blockchain.
    Token utilitas ERC-20 ini digunakan pada platform dan terintegrasi dalam browser web Brave, yang memungkinkan pengguna memberi tip kepada pembuat konten dengan BAT- yang kemudian dapat digunakan untuk membeli iklan melalui platform iklan seperti Google, Yahoo atau media sosial.
    Advertising atau iklan adalah bisnis miliaran dolar. Perusahaan raksasa seperti Google dan Facebook mendapatkan 90 persen dari revenue dari iklan. Hingga Saat ini, perusahaan besar mengeluarkan jutaan rupiah untuk melakukan periklanan tetapi mereka harus melewati Google, Facebook atau perusahaan sejenisnya.
    Dengan menggunakan token ini, perusahaan bisa langsung berinteraksi dengan konsumen. Token BAT muncul dengan browser yang baru-Brave. Brave memiliki kelebihan sendiri dibandingkan browser lain seperti Chrome atau Firefox, termasuk kecepatan tinggi, blok iklan internal dan banyak lagi. Brave juga memungkinkan pengguna untuk menonton iklan dengan kehendak mereka sendiri dan menghasilkan uang (Token BAT). Dengan begitu, konsumen bisa memberikan feedback yang asli dan murni.

  4. Ripple (XRP)
    Salah satu cara untuk melihat perkembangan sebuah uang crypto adalah dari kerja sama. Sudah tidak diragukan lagi bahwa Ripple banyak bekerja sama dengan perusahaan keuangan besar di dunia seperti Mastercard, Western Union, MoneyGram dan BMO.
    Bank CIMB sudah melakukan test dengan produk dari Ripple Labs, tetapi tidak diberitahukan produk yang akan digunakan di masa depan.
    Pada acara baru-baru ini di Dubai, eksekutif Ripple Dilip Rao mengonfirmasi bahwa Ripple telah menandatangani kontrak dengan hampir 200 lembaga keuangan di seluruh dunia. Meskipun memiliki kemitraan dengan lembaga keuangan tidak secara langsung menyamakan dengan penggunaan XRP atau kenaikan harga, Ripple menempatkan token asli mereka pada posisi yang menguntungkan jika mereka berhasil mengintegrasikan XRP ke jaringan lembaga keuangan.
    Buktinya, XRP berhasil mengambil alih posisi kedua dari Ethereum di peringkat 10 besar cryptocurrency berdasarkan kapitalisasi pasar.

  5. Stellar Lumen (XLM)
    Seperti XRP, XLM adalah sebuah koin yang fokus pada pembayaran lintas batas. Perbedaannya adalah XLM fokus pada individu dan XRP fokus ke perusahaan besar atau perusahaan keuangan.
    Kebanyakan orang menggunakan layanan seperti PayPal untuk melakukan pembayaran intenasional secara online. Menggunakan PayPal sangat mahal karena ada biaya transaksi sebanyak 5 persen.
    Dengan menggunakan XLM, pengguna bisa menikmati kecepatan yang lebih dan biaya transaksi yang lebih rendah. Sebagai contoh, satu dApp yang berjalan di blockchain Stellchain mampu memproses 600,000 transaksi dengan harga 1 sen. Salah satu cara di mana Stellar dapat menekan biayanya adalah dengan menghindari Proof-of-Work (PoW) yang intensif energi yang digunakan Bitcoin dan jaringan lain untuk verifikasi. XLM menggunakan Stellar Consensus Protokol yang sudah dipatenkan.
    Naik turun harga XLM akan tergantung pada bagaimana pasar menanggapi. Apabila XLM diadopsi massal, maka pengguna PayPal akan beralih ke XLM dan ini akan mendongkrak harga XLM. Indikasi awal yang baik adalah sejumlah perusahaan teknologi besar, termasuk IBM, menyatakan minat untuk menggunakan koin tersebut.